Spread the love

Banyak bentuk usaha yang bisa kalian coba buka salah satunya yaitu usaha yang berbentuk UKM (Usaha Kecil dan Menengah). Jenis usaha ini merupakan jenis usaha yang mana kekayaan bersih yang kalian miliki maksimal berjumlah Rp200.000.000. Bagi kalian yang ingin membuka usaha jenis ini ada baiknya kalian memiliki SKDU (Surat Keterangan Domisili Usaha).

Mengenal Apa Itu Skdu

Bagi kalian yang belum mengetahui SKDU ini merupakan sebuah surat yang menerangkan domisili suatu badan usaha yang ada dan dalam hal ini yaitu UKM. Jadi dengan memiliki surat tersebut tentu saja UKM kalian memiliki bukti domisili. Namun selain itu kegunaan lain dari SKDU ini yaitu untuk mendapatkan SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan), NPWP (Nomor Pengenal Wajib Pajak) dan TDP (Tanda Daftar Perusahaan ). Kalian wajib menyertakan SKDU tadi untuk mengurus semua hal diatas.

Kegunaan lain dari SKDU ini yaitu untuk membuat nomor PIRT (Produksi Pangan Industri Rumah), label halal dari MUI, untuk pengajuan SNI dan hal lainnya yang berguna untuk membantu usaha kalian berkembang menjadi lebih maju. Bagi kalian yang tertarik membuat SKDU ini berikut adalah beberapa syarat administratif yang harus kalian penuhi.

Syarat Administratif Pembuatan Skdu

Sebelum membuat SKDU (Surat Keterangan Domisili Usaha) maka ada beberapa syarat berupa dokumen-dokumen yang harus kalian penuhi agar pembuatan SKDU tadi bisa berjalan dengan lancar. Adapun beberapa dokumen yang harus dipenuhi tersebut adalah sebagai berikut.

  • KTP (Kartu Tanda Penduduk) baik fotocopy maupun asli milik pendiri usaha.
  • KK (Kartu Keluarga) milik pendiri usaha dalam bentuk asli maupun fotocopy.
  • Akta sebagai bukti pendirian usaha dari Notaris dalam bentuk fotocopy.
  • Membuat Surat Pernyataan Tidak Keberatan dari para tetangga (surat ini ditanda tangani minimal oleh 4 orang tetangga yang bertetangga dengan tempat usaha, serta jangan lupa melampirkan fotocopy KTP dari masing-masing tetangga tadi).
  • Jika kalian menyewa tempat usaha sebaiknya sertakan Surat Perjanjian Sewa-Menyewa dari tempat usaha tersebut yang sudah bermaterai dalam bentuk fotocopy.
  • Jika tempat usaha tersebut milik sendiri maka kalian bisa menyertakan Surat Tanah/Akta Jual Beli/Girik.
  • Jika pengurusan dilakukan oleh orang lain maka jangan lupa buat Surat Kuasa
  • Dokumen lain yang diperlukan dan bisa kalian tanyakan ke Kantor Kelurahan setempat.

Proses Pembuatan Skdu

Setelah kalian menyiapkan beberapa dokumen yang diperlukan tadi. maka kalian bisa mulai mengurus pembuatan dari SKDU tadi. Adapun beberapa langkah-langkah yang diperlukan untuk pembuatan SKDU tersebut adalah sebagai berikut.

  • Meminta Surat Pengantar RT/RW

Kalian perlu datang ke RT untuk membuat surat bahwa usaha kalian betul berada pada lingkungan tersebut. Setelah surat jadi maka kalian perlu datang ke RW untuk kemudian surat tersebut disahkan.

  • Mengurus Di Kantor Kelurahan

Setelah itu langkah selanjutnya yaitu kalian datang ke kelurahan dengan membawa Surat Pengantar RT/RW dan juga membawa dokumen yang diperlukan. Setelah itu kalian perlu meminta formulir pengajuan SKDU dan kemudian isi dengan benar. Untuk penerbitan SKDU ini ada yang langsung dikeluarkan oleh Kantor Kelurahan dan ada juga yang harus ke Kantor Kelurahan untuk pengurusan lebih lanjut.

  • Pengambilan SKDU

Untuk waktu pembuatan biasanya tiap wilayah berbeda-beda, ada yang satu hari jadi ada pula yang memerlukan waktu seminggu. Untuk lebih pastinya bisa kalian tanyakan sendiri kepada pihak yang bersangkutan.

  • Biaya Pembuatan SKDU

Sebenarnya untuk pembuatan surat ini tidak ada biaya resmi mengenai biaya yang harus kalian bayarkan. Untuk lebih pastinya bisa kalian tanyakan sendiri kepada petugas yang bersangkutan.