Spread the love

Dalam dunia trend peluang usaha 2020 ada beberapa istilah yang sering kita dengar tetapi kita tidak tahu arti sebenarnya dari kata tersebut. Dalam kesempatan ini kita akan bahas tentang contoh usaha ritel dan jenisnya. Dengan memahami istilah kata retail di harapkan anda akan memahami proses bagaimana sebuah barang yang diproduksi oleh sebuah pabrik bisa sampai ke tangan konsumen.

Tidak seperti yang dibayangkan oleh banyak orang, barang yang sudah di produksi oleh suatu pabrik tidak langsung bisa diterima oleh konsumen. Perusahaan besar tidak menjual barangnya secara langsung kepada konsumen. Sebelum sampai kepada konsumen, barang tersebut melalui beberapa agen, distributor besar, distributor skala kecil lalu pengecer sebelum akhirnya sampai ke konsumen.

Sekilas Tentang Usaha Retail

Sebelum kita membahas tentang jenis dan contoh usaha retail ada baiknya kita memahami dulu dengan istilah kata retail. Usaha retail atau sering juga disebut sebagai usaha eceran adalah sebuah kegiatan bisnis yang menjual barang dan jasa secara langsung kepada konsumen. Ditangan konsumen barang barang tersebut akan digunakan secara langsung dan tidak untuk dijual kembali.

Fungsi utama dari sebuah usaha retail adalah mengumpulkan barang dari produsen yang akan di jual kepada para konsumen. Karena mendapatkan barang langsung dari pabrik/produsen, sebuah usaha retail akan membeli barang dengan volume yang besar dengan harga yang lebih murah. Usaha jenis ini kemudian menjual barangnya secara eceran dengan harga yang lebih tinggi.

Jenis dan Contoh Usaha Retail

Sebagai konsumen tentu kita sering membeli barang dari pelaku usaha retail baik yang berukuran besar maupun berukuran kecil. Contoh usaha retail yang sering kita jumpai sehari hari adalah supermarket ataupun toko sembako yang ada di dekat rumah kita. Lokasi usaha retail biasanya mendekati perumahan penduduk karena mereka menjual produknya langsung kepada konsumen.

 

Agar bisa memahami usaha retail dengan baik, ada baiknya anda tahu tentang jenis-jenis usaha retail yang ada. Jenis usaha retail di bagi menjadi beberapa kelompok seperti:

Usaha Retail Berdasarkan Status Kepemilikan

Jika berdasarkan status kepemilikan kita mengenal usaha retail waralaba (franchising), pengecer independent (independent retail firm) dan pengecer milik sebuah kelompok usaha (chain corporate).

Usaha Retail Berdasarkan Produk yang Dijual

Jika dilihat dari jenis produk yang dijual maka usaha retail dibagi dua yaitu usaha retail yang menjual barang dan usaha retail yang menjual jasa. Untuk retail yang menjual barang dibagi tiga yaitu department store atau toserba, pengecer makanan dan minuman, showroom katalog, dan pengecer barang khusus seperti komputer, toko sepatu dll.

 

Sedangkan untuk retail yang menjual jasa dibagi menjadi tiga yaitu usaha retail yang menyewakan barang kepada konsumen, usaha retail memperbaiki barang milik konsumen dan jasa layanan yang bukan bersifat barang seperti baby sitter, supir, tour guide dll.

Berdasarkan Teknik Marketing Atau Cara Pemasaran

Jika dilihat dari cara pemasarannya usaha retail dibagi menjadi dua yaitu in-store retailing dan non store retailing. In-store retailing artinya pemasaran di lakukan di dalam toko. Sedangkan non-store retailing penjualan dilakukan di luar toko seperti electronic marketing, penjualan secara langsung atau direct selling, vending machine, mail order dll.

Ada banyak contoh usaha ritel dan jenisnya yang harus anda tahu. Dengan mengetahui jenis-jenis usaha retail yang ada, kita menjadi lebih tahu alur distribusi barang sebelum sampai kepada konsumen. Jalur distribusi barang berpengaruh terhadap harga akhir sebuah barang yang harus dibayar oleh konsumen.