Spread the love

Ina Rachman – Jika menilik lebih jauh, banyak orang yang belum mengerti apa arti sebenarnya dari kata dermawan. Apabila merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia, dermawan merupakan pemurah hati dan suka berderma (sedekah dan amal). Dermawan juga dapat diartikan sebagai kegiatan memberi harta untuk kepentingan orang lain.

ina herawati rachman tersangka Qnet

Beralih ke profesi advokat. Jika dihubungkan, kedua kata yakni dermawan dan advokat adalah hal yang tidak berlawanan. Namun, relasinya sangat jauh. Advokat adalah profesi yang lekat dengan kemewahan, gelimang harta, dan gaji selangit.

ina herawati rachman tersangka Qnet

Advokat lebih identik dengan foya-foya, liburan ke luar negeri, benda mewah, aset dan properti yang berjibun, dan masih banyak lagi. Jarang terdengar nama advokat yang memberi santunan, terjun langsung ke lokasi bencana, memberikan layanan hukum gratis, dan segudang kegiatan filantropi.

Kata dermawan seakan menjadi kebalikan dari seorang advokat. Namun, sebenarnya, itu adalah anggapan yang salah. Sebab, masih ada orang-orang yang memiliki sifat filantropi, berbagi pada sesama dengan ikhlas tanpa mengharap imbalan.

ina herawati rachman tersangka Qnet

Sebuah nama advokat yang lekat dengan kata dermawan adalah Ina Rachman. Founder dari kantor hukum Ina Rachman-Mulyaharja & Associates ini sering memberikan bantuan pada sesama. Yang mana ia melakukan ini bersama dengan komunitasnya yakni Pedas (Perempuan Cerdas NKRI).

Beberapa kegiatan sosial yang ia jalani meliputi memberi bantuan langsung pada korban bencana banjir Kali Ciliwung, memberi santunan pada korban kebakaran, menyantuni anak yatim, dan terakhir, tiga hari berturut-turut Ina memberi bantuan pada korban banjir Jakarta berupa makanan dan alat kebersihan.

ina herawati rachman tersangka Qnet

Kegiatan sosial Ina tidak hanya sebatas pada materi semata. Namun, ia juga memberikan layanan hukum gratis untuk kasus perceraian. Dalam hidupnya, Ina ingin melakukan sesuatu yang tidak memandang besaran materi. Melainkan hanya untuk mengabdi. Ina Rachman menganggap bahwa perceraian adalah suatu musibah. Sehingga, ia ingin murni membantu saja.

Mendapatkan Banyak Kebaikan

Menurut seorang pakar neurosains yakni Professor Taruna IkrarĀ  menyebutkan bahwa orang yang menolong sesama akan merasa bahagia tersebab melihat dirinya sendiri mempunyai makna pada tengah masyarakat.

Dalam perspektif ilmu Sains, segala perasaan manusia adalah hasil reaksi kimia yang berproses dalam tubuh. Yang mana reaksi ini bertanggung jawab untuk mengendalikan aspek-aspek emosi.

Sehingga, sifat dermawan akan memengaruhi emosi dari orang tersebut. Tak hanya itu, bercermin dari sebuah kota pada masa lalu yang terkenal dengan kedermawanannya. Yakni Damaskus, di tempat ini, orang yang tidak dapat berhaji, akan dibiayai oleh berbagai lembaga amal. Masyarakat pun berlomba mewakafkan tanah untuk berbagai hal positif seperti masjid, rumah sakit, hingga sekolah.

Dampak positif ini akibat sifat dermawan. Sehingga, untuk menjadi orang yang berbagi tidak harus menunggu kaya. Harta yang diberikan pada orang lain juga tidak akan berkurang. Malah, akan semakin bertambah.

Hal ini juga dapat dilihat dari Ina Rachman, perempuan ini meski banyak bersedekah justru semakin cemerlang karirnya. Ia pun didaulat menjadi kuasa hukum berbagai perusahaan, selebritis, dan pejabat penting. Dengan memberi pada sesama, tidak membuat Ina kehilangan pamornya.

Bahkan, Ina juga dipercaya untuk menjadi kuasa hukum organisasi APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia). Yang mana organisasi ini menaungi ribuan perusahaan MLM legal yang ada di seluruh Indonesia. Pengaruh sifat dermawan memang sangat positif untuk kehidupan. Belajar dari Ina Rachman, kesuksesan dapat diraih jika seseorang semakin mudah memberi sesama.

Memberi lah maka Anda akan Lebih Bahagia

Ina Rachman adalah perempuan yang masih muda. Usianya terhitung masih kepala empat. Namun, ia selalu rela memberikan waktu, tenaga, serta materi untuk diberikan pada sesama. Namun, anggapan bahwa menjadi dermawan harus lah dalam usia yang tua, bukan lah hal yang tepat.

Sebab, pemuda merupakan pewaris dari kearifan bangsa dan pelangsung pembangunan pada masa depan. Pemuda harus memiliki sifat dermawan sebagai bekal untuk membangun bangsa. Kegiatan ini bermuara dari aksi peduli dan berbagai.

Dermawan juga tidak hanya soal uang dan materi. Melainkan peduli pada sesama, membantu orang yang lemah, dan menolong sesuai dengan bidang yang dikuasai. Dalam hal ini, Ina Rachman adalah sosok advokat dermawan yang tak segan berbagi. Terlebih memiliki kepedulian yang begitu tinggi pada nasib perempuan yang lemah dan tertindas.

Sumber:

https://kumparan.com/kumparannews/gaya-jetset-para-pengacara-dan-kontroversinya